Jumat, 22 November 2013

Penginapan Lisar Bahari Desa Sawai

Sebenarnya masih banyak postingan tentang winter trip tapi melenceng dikit dulu lah ke negara hangat,yep INDONESIA.Kali ini saya akan terbang ke propinsi Maluku tepatnya di pulau seram.Ada apa di pulau seram?

Saya akan mengulas tentang sebuah penginapan yang berada di desa Sawai ,desa yang masih masuk ke dalam bagian Taman nasional Manusela pulau seram bagian utara.Penginapan ini keren banget, letaknya ,disebuah teluk dan menyatu dengan rumah-rumah penduduk.Desainnya berupa rumah panggung sederhana  berada diatas laut yang dangkal.Nggak perlu jauh-jauh ketengah laut untuk melihat ikan-ikan warna warni dan terumbu karang yang cantik,cukup melongok dari teras maka kita akan berdecak kagum menyaksikan keindahan ciptaan-Nya.

Menyatu dengan rumah penduduk
Rumah kayu


Penginapannya namanya Lisar bahari pemiliknya Pak Ali orang asli Sawai.Mulai beroperasi sekitar awal tahun 90an dan sempat terhenti karena adanya konflik agama di Ambon   tahun 2000an.Namun sekarang sudah menggeliat lagi ,karena  semakin banyak  turis domestik dan  mancanegara yang menginap disini.Pada saat saya kesana sedang dibangun sebuah rumah lagi untuk menampung para tamu yang sering nggak kebagian kamar apalagi ketika akhir pekan.Oh iya sudah beberapa kali desa ini masuk acara tv untuk acara jalan-jalan 
.
Dari balik jendela kamar
.
Terumbu karang

Aktifitas yang ditawarkan desa sawai banyak sekali  seperti jelajah pantai,bird watching atau jalan-jalan menggunakan ketinting ,tapi karena saya orangnya suka leyeh-leyeh nggak kepuguhan jadi saya cuma nyantai aja  sambil gegoleran .Selama 2 hari disini kerjaan saya cuma makan , jalan-jalan sekitar kampung ,tidur siang ,leyeh-leyeh,ngemil sore,baca buku,ngobrol,makan ,bengong,tidur
.
Anak-anak Sawai

Meja makan menghadap laut

Menurut saya liburan yang asyik  yah begitu apalagi ditambah suasana desa yang begitu tenang cocok untuk  mengasingkan diri dimana sinyal handphone putus-putus, listrik kalau malam dipadamkan dan  suasana desa menjadi gelap .Sayup-sayup terdengar beberapa anak muda bermain gitar dan bernyanyi

Desa Sawai dari atas bukit


Saya sempat sedikit kesal karena ketika saya mau eksplor kampung eh turun hujan  tentu saya nggak bisa kemana-mana.Tapi setelah hujan reda, wah saya dikasih hadiah dari-Nya yang belum pernah saya lihat sama sekali…yeapp 

Pelangi .....diseberang rencana aku berdiri  #nyanyi #bumerang


Wuiihhhh ada pelangi dibola matamu,melengkung sempurna bukan hanya satu tapi dua .

Saya speechless,mangap,nganga .Melihat pelangi sih udah pernah tapi yang double begini  dengan latar belakang teluk yang damai baru kali ini saya ngelihatnya.Pelangi belum sempat hilang saya kemudian di”hajar” lagi sama pemandangan sunset disebelah kiri.Saya jadi bingung mau melihat yang mana ,sunsetnya spektakuler warnanya oranye tajam salah satu sunset terbaik yang pernah saya lihat.

Sunset Sempurna



Penginapan Lisar Bahari

Cp :Pak Ali 082197556442/082111181137

Transportasi umum 
Bandara  Patimura Ambon –Paso (angkot) 5 ribu
Paso-Tulehu (angkot) 4 ribu
atau
Bandara Patimura Ambon-Pokka(angkot) 4 ribu
Pokka-Galala (ferry) 2 ribu
Galala-Tulehu (angkot) 5 5ibu

Pelabuhan Tulehu -Pelabuhan Amahai (seram)( kapal cepat )2 jam 95 ribu
Pelabuhan Amahai -Masohi( angkot )10 ribu
Masohi-Sawai ,Travel 3 jam 100 ribu
Travel mangkalnya didepan Masohi Plaza

Kapal cepat pertama jam 9 pagi dari Tulehu estimasi waktu sampai sore hari sekitar jam 4 ,kalau pergi rame-rame mending sewa mobil sekalian tapi usahakan menginap di Masohi biar pagi-pagi sudah sampai di Sawai.Di Masohi banyak penginapan murah meriah 

Harga penginapan perorang permalam 250 ribu termasuk makan 3 kali ,snack, kopi ,teh sepuasnya.(harga juni 2013)

Happy Traveling

12 komentar:

  1. Save the itinerary and will definitely come here once I got a chance to go to Ambon...

    Nice review Bro

    BalasHapus
  2. yuk ah...enaknya buat honeymonn bro hahaha

    BalasHapus
  3. Desanya damai dan tenang banget?
    mau nanya ini masuk daerah mollucas gak??

    BalasHapus
  4. iya ini masuk propinsi maluku,tapi beda pulau sama ambon

    BalasHapus
  5. Huah.. kangen sama wilayah maluku!!

    BalasHapus
  6. Dear ersyah the traveler..

    Mantap, jalan2 seperti ini yg saya cari! "Kabur" dari perkotaan dan jauh dari kata modern, benar2 petualangan.

    Anyway, cukup jauh juga ya jaraknya dari airport...

    "Leave nothing but footprints. Take nothing but pictures. Kill nothing but time"

    http://makanangin-travel.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. jauh tapi terbayar keindahan yg didapet,btw siap meluncur ke blognya

      Hapus
  7. cantiiiikkkk.... tempatnya emang cocok dipke liburan leyeh2 yah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul..betul..sambil mengasingkan diri

      Hapus
  8. Nice info mas erwin, opsi selain ke ora beach resort :)

    BalasHapus