Tercetus ide untuk mengelilingi Sulawesi selatan setelah
saya buka peta provinsi ini,awalnya tujuan saya adalah tana toraja dan tanjung
bira destinasi wisata unggulan yang paling ngetop.Tapi kalau dilihat dari rute
dengan mengambil start dari makasar rasanya
kurang efisien dan kurang adventure *halah* apabila harus bolak balik ke Makasar.
Kebanyakan para traveler itinerarynya begini:
Makassar-Toraja-Makassar-Tanjung bira-Makassar,rata-rata
dikebut dalam waktu 4 hari 3 malam aja
dan 2 malamnya tidur di bus.
Memang kebanyakan
traveler terbentur karena waktu yang mepet ,nggak salah juga sih.Cuma sayang
aja kalau alam Sulawesi Selatan yang indah dan kaya akan budaya dinikmati hanya
sebentar-sebentar .Maka berilah waktu yang cukup banyak untuk menikmatinya
lagipula ongkos pesawat ke Makassar nggak murah-murah juga dari Pulau Jawa
*promo mana promo*.
![]() | |
Itinerary saya.source |
BTW ,coba lihat deh letak jalurnya seperti huruf L ,Makasar ada di selatan ,Toraja di utara dan Tanjung bira ada di timur.Apabila kita punya waktu yang cukup banyak kita bisa mengelilingi hampir seluruh provinsi ini seperti lingkaran berawal di makasar dan berakhir di Makasar dengan landscape yang berbeda-beda pula.Nah kali ini saya mau berbagi pengalaman mengelilingi kaki kiri pulau Sulawesi dengan Transportasi umum.
Makassar –Rantepao (Toraja)
![]() | |
Alam Toraja |
Salah satu Rute gemuk di provinsi Sulawesi selatan karena
ketenaran Tana toraja yang sudah mendunia.Berbagai macam Po bus yang melayani
rute ini seperti Litha,Primadona dll .Tak jarang kita bisa ketemu turis-turis
asing di dalam bus yang kita tumpangi yang akan mengunjungi Tana toraja.Dan
saya membuktikan perkataan orang bahwa bus nya lebih bagus dari bus-bus jawa
,lebih nyaman dan juga tepat waktu.Biasanya para traveler berangkat malam
sampai di Toraja pagi hari lumayan mengirit ongkos penginapan walaupun ada juga
bus yang berangkat pagi hari.Untuk rute yang satu ini tidak terlalu bermasalah
para traveler hampir dipastikan kebagian seat kecuali pada peak season yaitu
menjelang Natal dan tahun baru
Rantepao(Toraja)-Palopo
Rantepao adalah ibukota Kabupaten Toraja Utara ,kebanyakan
para traveler menempatkan Rantepao sebagai basecamp untuk mengexplore spot-spot
unik budaya dan alam toraja.Pergilah ke Pasar bolu untuk mendapatkan kendaraan
umum ke Palopo.Biasanya kendaraan umumnya berupa mobil pribadi yang hanya
berisi beberapa orang saja .Sambil menunggu penumpang penuh kamu bisa
jalan-jalan masuk kedalam pasar menemukan hal unik lainnya seperti yang saya
lakukan.Kalau perlu titipkanlah nomor telepon kamu agar bisa dihubungi ketika
kendaraan kamu telah sarat penumpang.
Palopo-Sengkang
Seharusnya saya langsung menuju Sengkang begitu tiba di
Palopo ,karena hari sudah sore dan jarak Palopo –Sengkang yang jauh maka menginaplah
saya di kota ini.Hotel yang saya inapi pun nggak sengaja saya lewati ketika
saya lagi browsing-browsing cari penginapan tiba-tiba supir travel nunjukin
sebuah hotel, dari luar sih penampakannya bagus namanya hotel mulia indah
.Begitu tiba di resepsionis langsung
deal tanpa melihat kamarnya harganya lumayan murah nggak sampe 200 ribu udah
termasuk sarapan berat buffet alakadarnya .Bagaimana dengan kamarnya? Lumayan
bagus lah walaupun saya di “lempar” ke kamar lantai 3
![]() |
Istana Luwu di Kota Palopo |
Saya hanya sempat mengexplore kota Palopo sore dan malam
hari ,nggak banyak yang bisa dilihat tapi kesimpulan saya sih kotanya teratur
dan banyak juga café-café unik yang instragamable, sayang saya nggak sempat
mengunjunginya karena perut saya sudah keburu kenyang makan Kapurung makanan khas Palopo di restoran Ule Bale .Kapurung sejenis papeda tapi sagunya berbentuk
bulat-bulat dengan kuah ikan segar.
![]() |
Kapurung |
Esok paginya saya berencana meninggalkan Palopo menuju
Sengkang,nggak perlu ke terminal karena angkutan umum lewat nggak jauh dari
hotel saya .Hampir sejam saya menunggu Cuma memang hanya angkutan umum yang
jaraknya dekat aja yang sering lewat.Akhirnya saya dikasih alternative sama
abang-abang tukang ojek yang sedari tadi “nongkrong” bareng saya di
perempatan.Ya udah saya sih setuju aja naik mobil travel plat kuning jurusan Makasar
nanti tinggal turun di Ana Banua nyambung pete-pete lagi ke kota Sengkang
lagipula hari sudah siang.
Setelah 5 jam perjalanan ,tiba di Ana banua udah sore
menjelang maghrib ,eh... cek di google map Sengkang masih 20 km lagi .Nunggu
pete-pete nggak kunjung datang, kepikiran mau hitchhiking aja tapi tiba-tiba
ada mobil pribadi yang menghampiri dan menawarkan tumpangan kebetulan menuju
arah yang sama namun nggak sampe Sengkang ,saya turun bersamaan dengan tibanya
bapak ini di rumahnya persis dipinggir jalan.Dengan sedikit basa basi saya
menanyakan ongkosnya,si bapak minta 10 ribu saja dan kembali saya harus
menyambung dengan pete-pete sampai ke pusat kota Sengkang.
Bagi saya ,Kota Sengkang memang asing ditelinga dibanding
Makasar,Palopo atau Parepare .Jujur saja saya baru mengetahui Sengkang adalah
sebuah kota di Sulawesi selatan beberapa
hari sebelum saya berangkat trip ini ketika menyusun itinerary.Saya cukup kaget
ketika sampai di kota ini karena melihat beberapa turis asing yang
“berkeliaran” di depan sebuah guesthouse dan jumlahnya lumayan banyak.Dan
ketika saya mendatangi guesthouse tersebut dengan tujuan menginap ,ternyata
full.
![]() |
Sungai Walanae akses menuju Danau Tempe ,Sengkang |
Ternyata memang pesona Danau tempe yang membuat turis-turis
asing itu datang kemari ,Sayangnya saya nggak sempat menyambangi Danau ini
karena keterbatasan waktu dan letak Danau tempe tersebut.Danau ini letaknya
nggak menempel di kota Sengkang seperti Danau laut Tawar yang menempel dengan
kota Takengon di provinsi Aceh,perlu menyewa perahu motor dengan menyusuri
sungai terlebih dahulu.
Sengkang-Bulukumba
Sebenarnya ada bus dari sengkang menuju bulukumba tapi
berangkatnya pagi-pagi sekali alhasil saya yang malas bangun pagi ketinggalan
lah .Terpaksa saya harus naik (lagi-lagi ) travel berplat kuning dari terminal
calaccu sengkang .Ongkosnya 100 ribu rupiah untuk 5-6 jam perjalanan.Baru
beberapa menit jalan eh mobilnya ada masalah ,kami harus menunggu sampai satu
jam di bengkel sebelum mobilnya beres
kembali dan melanjutkan perjalanan.
![]() |
Travel Sengkang _-Bulukumba |
Karena tujuan saya sebenarnya adalah tanjung bira ,dan
kebetulan sang supir mau pulang ke rumahnya di daerah kajang maka mobil kami
nggak melewati poros utama sengkang –bulukumba.Penumpang lain yang tujuannya Bulukumba dialihkan ke angkot lain.Mobil kami melewati daerah pesisir pantai
dan juga melewati daerah dimana suku kajang bermukim namun nggak terlihat
satupun suku kajang.FYI suku kajang seperti layaknya suku badui di banten masih
tradisional bedanya suku kajang boleh kemana-mana menggunakan alat
transportasi.
Hari sudah menjelang maghrib
ketika Saya diantar pak supir sampai di perempatan sebuah desa dan Tanjung
bira masih 20 an kilometer lagi malah lebih dekat ke Bulukumba.Dari sini saya dianjurkan naik ojek karena sudah nggak ada lagi angkutan umum.Saya akan
ceritain ada sedikit drama menuju Tanjung bira menggunakan ojek dipostingan
lain
Tanjung Bira-Makassar
Setelah menginap semalam di Tanjung bira ,siangnya saya berniat ke Makassar dan menurut info dari pihak
guesthouse yang saya inapi udah nggak ada travel yang menuju Makassar siang
hari begini tapi ada ferry yang akan merapat dari pulau selayar jam 12 siang
nanti dan dipastikana ada bus jurusan Selayar -Makasar.Pelabuhan bira hanya
sekitar 1 km dari tempat saya menginap dan saya diantar sampai ke
pelabuhan.Langsung saya menuju loket dan petugas pelabuhan bilang ,jadwal ferry
yang akan merapat ke bira jam 3 siang,tuh kan informasi dari bapak yang punya guesthouse nggak akurat.Untuk menunggu ferry yang akan merapat jam 3 sore rasanya nggak
mungkin karena pesawat saya akan terbang jam 21.30 hari itu juga.Perjalanan
Tanjung bira –Makassar memakan waktu 5 jam,belum dari kota ke bandaranya dan
Makassar kotanya lumayan macet.
![]() |
Pantai Tanjung Bira |
Di pelabuhan ada sebuah mobil
travel yang juga akan menunggu penumpang ferry ,awalnya saya kepikiran mau hitchhiking dari bira ke
bulukumba bahkan ada supir pengantar gallon air mineral yang menawarkan
tumpangan ke Bulukumba tapi harus menunggu dia mengantar galon-galon tersebut
sampai selesai,sampai jam berapa? Saya juga nggak tahu.
Mobil travel mau mengantar saya
sampai ke Makassar saat itu juga tapi dengan harga yang fantastis.Menurut supir
biasanya penumpang charter 500 ribu sampai 1 juta,nggak lah pak mending saya hanguskan
tiket pesawat saya aja deh dan beli tiket baru hahaha.Akhirnya deal diharga 250
ribu sampai ke bandara.Perjalanan dari bira sampai Makasar melewati beberapa
kota kecil seperti Bantaeng,Jeneponto dan Takalar.Dan sekali lagi saya membuktikan
bahwa bagi traveler yang ingin menggunakan transportasi umum ketika berkeliling
Indonesia plis itinerary jangan ketat banget.
Kalau jalan-jalan, saya gak terlalu suka itinerary yang ketat. Lebih memilih sedikit agak berlama-lama di satu tempat. Jadi sehari paling cuma mengunjungi sedikit tempat saja
BalasHapusho oh saya juga tipenya seperti itu suka berlama2 disuatu tempat dengan catatan memang tempatnya mengasyikan
HapusKalau dalam perjalanan dari Makassar - Toraja artinya mas lewat depan rumah saya. Jadi makanan favoritnya selama di Sulawesi apa saja mas
BalasHapuswah coba bisa mampir yah hehe
Hapusmakanan favorit karena coto makasar dan konro banyak di jakarta ,saya pilih nasi lawar pedas aja deh