Tampilkan postingan dengan label visa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label visa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Mei 2019

Pengalaman Mengurus Visa Israel 48 pax

Tahun lalu saya diajak seorang teman mengurus sebuah perjalanan religi 3 negara sekaligus yaitu Mesir ,Palestine,Jordania.Saya kebagian ngurusin visa israel yang agak ngejelimet,sebenernya bukan 100% saya yang ngurusin ,ada pihak terkait yang bertanggung jawab.Saya hanya mengumpulkan biodata para peserta saja ,keliatan memang gampang.
Visa group Israel ini tidak memerlukan paspor asli maupun foto ,hanya berupa soft file saja, simple bukan?.Namun dibalik ke-simple-an dalam  hal dokumen,form isian biodata yang diperlukan memuat kurang lebih 30 kolom.Biodata standard seperti no paspor,tanggal lahir dan lain lain diisi seperti kita apply visa biasa.

Masjid al Aqso



Yang lebih unik dari isiian form visa israel adalah kita harus mengetahui silsilah keluarga ,cuma sampe di kakek aja sih.Nama ayah,nama ibu,nama kakek(ayah nya ayah ya) nggak bisa ayahnya dari ibu dan harus benar ejaannya

Syarat lainnya yaitu  nama minimal harus dua suku kata ,jadi teman-teman yang mau ke Israel/Palestine yang namanya  masih satu suku kata dipaspor segera urus menjadi dua suku kata ,atau sekalian aja tiga suku kata kalau ada rencana umroh juga..

Senin, 24 September 2018

Visa on arrival Ukraina via Bandara Kiev zhulianny

Semenjak pemerintah Ukraina memberikan fasilitas visa on arrival bagi WNI ,saya sudah mengincar negara ini untuk dikunjungi.Apalagi negara ini biaya hidupnya murah dan katanya makanannya enak-enak.

Awalnya saya belum berkeinginan mengunjungi negara ini pada tahun ini.Saya lebih kepingin mengunjungi Georgia dan Armenia tapi apa boleh buat karena evisa Georgia saya ditolak dan saya disuruh reapply lagi saya sudah males .Akhirnya saya memilih Ukraina sebagai tujuan traveling saya di bulan mei lalu.

Info yang saya dapatkan bahwa visa on arrival hanya bisa didapatkan di 3 bandara  yaitu Kiev borysspil,Kiev Zhuliany dan Odessa

Beberapa minggu sebelum berangkat ada info bahwa WNI bisa masuk Ukraina dengan e-visa tapi karena saya masih trauma dengan evisa georgia yang ditolak maka saya cuekin aja walaupun harganya lebih murah ,VOA 100 usd sedangkan evisa 65 usd.


Kiev Zhuliany Airport


Saya sudah cek cara membuat evisa  Ukraina mesti melampirkan ini itu bikin saya males dan juga prosesnya 9 hari kerja dan belum tentu approve juga karena setau saya belum ada yang mencoba,Ya sudah saya mantap pake VOA saja.

Senin, 25 Desember 2017

Mengeksekusi Bebas visa ke Belarusia

Selain diskonan tiket pesawat ,kabar yang membuat bahagia para traveler Indonesia salah satunya adalah diberlakukannya bebas visa ke sebuah negara tertentu.Jangankan bebas visa,bisa visa on arrival aja bagi traveler Indonesia merupakan suatu Kemukzizatan.Tau sendiri kan bahwa paspor hijau (sekarang ganti biru muda) Indonesia selalu terbentur problem visa kalau mau pergi kemana-mana apalagi ke negara maju.
Tahun 2017 ini paspor Indonesia bertambah lagi kekuatannya karena beberapa negara memberikan bebas visa dan visa on arrival.Salah satunya Belarusia.Saya yang mendengar kabar bahagia itu langsung memasukan bucket list negara yang akan dikunjungi tempat teratas .Ibarat lagu new entry yang masuk chart top 40 ,Belarusia langsung masuk jajaran Top 5 tanpa merangkak dari posisi 30 an hot shot debut new entry #iniapaansih hahaha.

Minsk airport

 Bukannya begitu,Belarusia sebelumnya adalah salah satu negara yang memberlakukan visa yang sulit ,pake invitation letter segala dan juga mahal serta nggak ada kedutaannnya di Indonesia.Jadi daripada negara tersebut berubah pikiran ya udah lah langsung aja saya eksekusi tahun ini sambil  saya browsing-browsing tentang negara tersebut soalnya lagi males traveling ke negara yang harus apply visa juga.Bebas visa hanya untuk 5 hari saja,lumayanlah cocok bagi traveler Indonesia lagipula negaranya nggak terlalu besar.

Senin, 14 Agustus 2017

Melamar Visa Kyrgyzstan di Kuala Lumpur dan Dushanbe

Mumpung masih anget nih,pas lagi nulis postingan ini saya sedang berada di Kyrgyzstan lagi.Lho kok kesana lagi sih?.2 tahun lalu saya janji  mau balik lagi sih, karena negara ini indah banget jadinya kesampean deh hehehe.

Kyrgyzstan masih memberlakukan visa on arrival di Bandara Bishkek dan teteup nggak bisa VOA lewat border darat.Tapi saya masih kekeuh mau lewat darat ,gimana dong?.Kali ini saya mau ngasih tau bahwa melamar visa di negara ketiga itu bisa aja dilakukan ,secara negara ini nggak punya kedutaan di Jakarta ya kan!.Masing-masing kedutaan punya aturan sih ya,contohnya saya dan teman 2 tahun lalu melamar visa di dua kota china ditolak mentah-mentah.Bagaimana di kota lain?



Kamis, 02 April 2015

Gagal ke Bangladesh

Jadi,rencananya dalam trip asia selatan saya mau memasukan negara bangladesh sebagai salah satu tujuan saya.Karena berkunjung ke negara tersebut membutuhkan visa sedangkan dalam trip saya visa utama yang paling penting adalah visa India maka visa india harus didahulukan pembuatannya dan mau nggak mau saya harus mengurusnya melalui kedutaannya yang ada di Jakarta karena saya membutuhkan multiple entry yang nggak bisa didapatkan di bandara-bandara India dengan visa on arrival.

Bendera Bangladesh (www.shuttershock.com)

Setelah mendapatkan visa india multiple entry ,langkah selanjutnya seharusnya kan saya apply visa bangladesh tapi karena saya orangnya nyantai dan kepedean bisa apply dinegara ke tiga.Ya udahlah nanti aja apply pas saya di Kolkata lagipula kota itu ada konsulat Bangladeshnya dan membaca di forum-forum traveler banyak yang bilang mudah dan nggak ribet.Lagipula apply visa Bangladesh di jakarta nggak seefisien seperti membuat visa India salah satu yang bikin males yaitu Surat keterangan kerja yang nggak diperlukan waktu membuat visa India.

Rabu, 28 Agustus 2013

Tawar-tawaran Visa Di Kota Sunyi Erlian


Visa Mongolia adalah salah satu visa yang lumayan sulit  didapatkan bagi WNI.Walaupun di Indonesia ada kedutaannya yaitu di Jakarta dan Surabaya persyaratannya lumayan ribet bin rempong .Saya pernah membaca pengalaman orang Indonesia yang ditolak visanya di kedutaan Mongolia di china dan juga bagaimana ribetnya mengurus visa di Jakarta.Yang bikin ribet sih harus ada invitation letter dari travel agent di sana dan harus disetujui oleh kementrian luar negri yang menanganinya  itu memakan waktu berminggu-minggu belum termasuk lama proses visanya.Harganya ?wuihh lumayan mahal  55 usd belum termasuk LOI  sekitar 40 usd.

Lihat persyaratannya aja bikin saya males

Tapi saya pengen kesana,gimana dong ?

Setelah browsing sana sini ,visa Mongolia paling gampang didapat di China dan paling sebentar prosesnya di Erlian(nama lainnya erenhot).Sebuah kota kecil di perbatasan China -Mongolia

                                                                    *********
Saya tiba di Erlian sekitar pukul 8 malam ,kotanya  sepi sekali hanya ada  satu dua mobil yang lewat,jalanan lengang orang-orang berada dirumah masing-masing,nggak ada anak muda yang nongkrong di pinggir jalan .Sunyi ,ditambah suara anjing menyalak menambah kengerian akan kota ini.Mencari hostel dikegelapan malam dan udara yang super duper dingin bukan perkara yang mudah.


jalanan sepi