Senin, 24 September 2018

Visa on arrival Ukraina via Bandara Kiev zhulianny

Semenjak pemerintah Ukraina memberikan fasilitas visa on arrival bagi WNI ,saya sudah mengincar negara ini untuk dikunjungi.Apalagi negara ini biaya hidupnya murah dan katanya makanannya enak-enak.

Awalnya saya belum berkeinginan mengunjungi negara ini pada tahun ini.Saya lebih kepingin mengunjungi Georgia dan Armenia tapi apa boleh buat karena evisa Georgia saya ditolak dan saya disuruh reapply lagi saya sudah males .Akhirnya saya memilih Ukraina sebagai tujuan traveling saya di bulan mei lalu.

Info yang saya dapatkan bahwa visa on arrival hanya bisa didapatkan di 3 bandara  yaitu Kiev borysspil,Kiev Zhuliany dan Odessa

Beberapa minggu sebelum berangkat ada info bahwa WNI bisa masuk Ukraina dengan e-visa tapi karena saya masih trauma dengan evisa georgia yang ditolak maka saya cuekin aja walaupun harganya lebih murah ,VOA 100 usd sedangkan evisa 65 usd.


Kiev Zhuliany Airport


Saya sudah cek cara membuat evisa  Ukraina mesti melampirkan ini itu bikin saya males dan juga prosesnya 9 hari kerja dan belum tentu approve juga karena setau saya belum ada yang mencoba,Ya sudah saya mantap pake VOA saja.

Jumat, 17 Agustus 2018

17an di Wisma KBRI Tashkent

Saya nggak menyangka sama sekali bisa merasakan 17an Agustus di luar negri.Memang saya ada keinginan merayakan hari kemerdekaan RI di sebuah negara yang jauh dari Indonesia yang katanya bisa makin mencintai negeri sendiri ,yang katanya maknanya bisa dalam ,sedalam palung mariana 😊😊.

17an Agustus tahun lalu memang saya lagi traveling di negara -negara stan dan waktunya bisa dicocok-cocokin dengan moment ulang tahun RI dan passss banget pada tanggal tersebut saya ada di Tashkent ibukota Uzbekistan yang ada KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia)nya sedangkan negara stan lain yang saya kunjungi yaitu Tajikistan dan Kyrgyzstan nggak ada KBRI.
KBRI Tashkent mengadakan perayaan HUT RI di wisma  KBRI.Warga Indonesia dan Warga Uzbekistan yang bekerja di KBRI beserta keluarganya turut memeriahkan acara ulang tahun negara tercinta ini.Nggak terlalu banyak juga jumlah WNI disini sekitar 20-30 orang itupun yang bekerja di luar KBRI cuma 2 orang selebihnya ya..pegawai KBRI.

Saya dan travelmate sangat antusias mengikuti acara ini ,bahkan saya bela-belain bawa baju batik agar tak salah kostum dan tampil oke minimal nggak malu-maluin dihadapan pak dubes 😃😃.Tak lupa saya mengajak Ali,pegawai hostel yang saya inapi.Kenapa kami mengajak Ali?siapa Ali?

Ketika saya menginap di Topchan hostel ada pegawai yang surprise bertemu kami sebagai orang Indonesia yang jarang-jarang yang menginap di hostelnya.Rupanya si Ali ini pernah bersekolah di eropa dan teman akrabnya seasrama orang Indonesia.Alhasil dia selalu dicekokin semua yang berhubungan dengan Indonesia seperti musik ,makanan dan kata-kata slengean  terutama kata-kata jorok ...opps


Makan kerupuk

Selasa, 31 Juli 2018

Bandara Heydar Aliyev dan Pertanyaan Mengejutkan

Kebiasaan saya ketika pesawat mendarat dinihari adalah menunggu sampai hari benar-benar terang,bukan karena mau ngirit  penginapan tapi karena untuk keamanan aja  apalagi di kota yang baru kita datangi.Naik taksi ketika dinihari dari bandara ke kota selalu saya hindari lebih baik saya nongkrong di bandara ,capek-capek dikit ngga apa apalah.



Ketika saya traveling ke Baku ,Azerbaijan pesawat saya mendarat pada jam 3 subuh dan pastinya saya akan menunggu sampai pagi baru saya ke kota.Setelah urusan imigrasi beres seperti biasanya saya mencari spot yang nyaman untuk sekedar tidur-tiduran sampe tidur beneran.Bandara Heydar Aliev Baku salah satu bandara keren yang pernah  saya lihat ,desainnya futuristic walaupun tidak begitu besar .Yang paling penting sih ada tempat beristirahat yang nyaman,salah satu kriteria bandara favorit versi saya.

Selasa, 12 Juni 2018

Berpuasa di Negara 4 Musim

Dibenak saya bulan puasa itu “haram” hukumnya untuk traveling.Pikir saya,bulan puasa itu bikin males ngapa-ngapain ketika traveling ,nggak bisa kulineran sianglah,haus lah,panas,lemes, ngantukan dll. Di Negara yang ketika bulan puasa sedang summer, lebih banyak siangnya daripada malamnya.Sudah terbayang-bayang beratnya puasa di Negara 4 musim apalagi saat summer yang waktu puasanya selama 17 jam saudara-saudara.

Menjelang Ramadhan 1438 H saya diharuskan mengambil jatah cuti karena system kerja saya tidak seperti orang kantoran yang bisa sefleksibel mungkin mengambil cuti.Lho kok bisa gitu…ah terlalu panjang untuk diceritakan .Intinya saya harus cuti menjelang Ramadhan dan cuti harus jalan-jalan prinsip saya hahaha.Total cuti saya yang 14 hari ini ,4 hari terakhirnya bertepatan dengan awal puasa.
Pada trip kali ini Negara yang saya kunjungi Ukraina dan Turki.Dan Alhamdulilah Itinerary saya berpuasa di dua Negara yang berbeda yaitu di kota Odesa dan Istanbul

2 kota yang dipisahkan laut hitam