Jumat, 13 Maret 2020

From Tbilisi to Kazbegi,Ngangkot Yang Menyenangkan

Turun dari Metro didube ke arah terminal saya dihampiri beberapa calo atau supir taksi yang menanyakan maksud tujuan saya yaitu Kazbegi atau nama formalnya Stepanshmida.Beberapa orang tidak saya gubris ,sengaja saya mau lihat suasana dulu.Nggak tau kenapa saya sangat klik dengan calo wanita berpakaian nyentrk,jeans ketat,sepatu boots ,jaket ngejreng warna merah ,rambut dikuncir dan yang penting bisa bahasa inggris,walaupun nggak begitu lancar.


stasiun metro Didube

Tanpa menyerah calo  ini terus mempresentasikan bahwa kalau saya naik taksinya menuju kazbegi  bisa berhenti di tiga spot cantik selama perjalanan,suatu tawaran yang menarik.Dan yang saya suka dengan supir ini ,dia jujur bahwa kalau naik sharing taksi harganya 20 lari (110 ribu rupiah) ,dengan mathsrutka harganya 10 lari tapi mashrutka langsung menuju Kazbegi tanpa berhenti,terserah kamu katanya.Naik mashrutka nya nanti saja setelah kamu kembali dari Kazbegi,dan memang saya rencana menginap di Kazbegi.Suatu hal menarik yang belum pernah saya jumpai sistem seperti ini di negara lain

Sabtu, 29 Februari 2020

Tbilisi Walking Tour

Berjalan kaki di Tbilisi memang menyenangkan apalagi spot wisatanya berpusat di sebuah titik paling nggak letaknya nggak berjauh-jauhan.Bagi kalian yang ingin mengexplore kota ini sediakan satu hari penuh.Spot wisata yang ditawarkan ketika kita kellingan dari bagian kota tua ini beraneka ragam gereja,kota tua,kebun raya,mall,mesjid dan banyak lagi.Oke kita mulai saja rekomendasi jalan-jalan (baca; jalan kaki) saya ngiterin Tbilisi.


Metro Tbilisi

Karena Hostel yang saya inapi lumayan jauh dari kota tua ,maka kita mulai perjalanan dari Avlabari station .Ini adalah metro kota Tbilisi,seperti halnya metro-metro bekas negara uni sovyet ini ,metro tbilisi sangat Rusia mulai dari kedalamannya,tipe-tipe keretanya ,interior stasiunnya dan juga baunya yang khas.



Metro station

Rabu, 22 Januari 2020

Menerobos Salju Demi Gergeti Church

Kazbegi yang merupakan salah satu kota andalan wisata  di Georgia ,saat saya datangi sedang musim semi.Gunung-gunung menjulang tinggi yang menambah daya tarik kota kecil ini.Walaupun musim semi cuacanya masih dingin sekali terlebih ketika malam.Saya ditanya oleh pemilik homestay kesan -kesannya terhadap Kazbegi ,saya bilang cantik dan dingin.Jawaban dia ,ya iyalah dingin ,gunung-gunungnya gede-gede gitu hehehe,iya juga sih.Kazbegi berada diketinggian 1740 m dan puncak gunung Kazbegi 5003 meter diatas permukaan laut.

Kazbegi


Selain gunung-gunung yang gede itu ,andalan Kazbegi adalah gereja  gergeti yang berada diatas bukit.Kalau kita tiba di pusat kota ,kelihatanlah gereja tersebut ada diatas bukit.Banyak supir-supir taksi yang menawarkan transportasi menuju gereja gergeti ketika tiba di Kazbegi.Saya sih ingin trekking aja,karena sayang banget alam indah Kazbegi dilewati begitu saja,hanya dengan ngintip dari balik jendela mobil.

Homestay yang saya inapi


Waktu yang tepat untuk trekking adalah pagi hari,jam 9 saya sudah siap mau trekking melewati kampung-kampung diperbukitan eh ada turis Korea yang  juga mau trekking ya udah sekalian aja deh dan beruntungnya dia sudah 2 kali ke gergeti jadi saya tinggal ngekor saja . Ternyata jalur untk trekking tidak begitu jelas saudara-saudara,si Korean inipun sempat nyasar -nyasar.Sebenarnya kalau mau gampang tinggal ngikutin jalan beraspal aja,nyampe deh di puncaknya cuma jalannya agak muter-muter.

Kamis, 31 Oktober 2019

Georgia Yang Selalu Bikin Deg-degan

Masih  ingat tahun lalu saya gagal ke Georgia karena evisa saya ditolak,akhirnya saya banting stir ke Ukraina.Kalau saya terawang kegagalan mendapatkan evisa dikarenakan kecerobohan saya mengunggah pas foto yang sudah ditentukan ukurannya,perintahnya saya cuekin .Saya unggah foto asal aja ukurannya karena waktu itu kayaknya saya sedang capek walhasil ditolaklah saya ,sebenernya masih ada kesempatan re-apply tapi waktunya sudah nggak memungkinkan dan saya udah males.

Georgia
Musim semi 2019 saya kembali mencoba mengunjungi Georgia,negara ini memang selalu ada di toplist travel saya alasannya yang utama adalah murah biaya hidupnya dan tentunya pemandangannya yang keren ,ditambah musim semi adalah waktu yang paling baik.Persyaratan untuk evisa sudah saya lakoni ,saya udah nggak mau ditolak lagi karena ditolak itu menyakitkan  kalau ditolak bubarlah itinerary saya.Dan benar kalau kita ngikutin persyaratannya dengan benar maka evisa akan terbit dan saya berhasil mendapatkan evisa beberapa hari kemudian.